Langsung ke konten utama

Tiga Belas Anggota Baru Teater Teksas


Tiga belas calon anggota Teater Teksas berhasil dilantik menjadi anggota baru Teater Teksas pada Minggu, 24 Maret 2019 di Fakultas Ilmu Budaya Unsoed. Ketiga belas calon anggota itu berasal dari program studi Sastra Indonesia, Sastra Jepang, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Sebelum dilantik menjadi anggota, Ketiga belas calon anggota tersebut harus melewati kegiatan Pra-workshop dan workshop yang dimulai sejak Minggu, 17 Maret 2019 hingga Minggu, 24 Maret 2019.Dilantik melalui workshop merupakan syarat keanggotaan yang sudah tertuang pada Anggaran Rumah Tangga Teater Teksas pada Bab I pasal 2.

Workshop merupakan program kerja dari divisi penelitian dan pengembangan (Litbang) yang berupa kegiatan pelatihan pengembangan teater dan organisasi.Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan referensi dan mengembangkan pengetahuan mengenai teater, dan keorganisasian Teater Teksas serta melatih dan mengembangkan kemampuan dalam bidang teater.

Ketiga belas calon anggota yang berhasil dilantik tadi adalah:

1.      Erna Trianingsih, Sastra Indonesia 2018
2.      Citra Indah Sari, Sastra Indonesia 2018
3.      Anggun Hesi Antika, Sastra Indonesia 2018
4.      Aulia Wida Utami, Sastra Indonesia 2018
5.      Dinda Priska Insani, Sastra Indonesia 2018
6.      Asyifa Sobiroh, Sastra Indonesia 2018
7.      Dimas Fajar Dzulqarnain,Sastra Indonesia2018
8.      Ahlani Maghfira, Sastra Jepang 2018
9.      Surury Daily, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
10.  Syahrul Agung Pamungkas, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
11.  Antonius Herlambang Wijaya, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
12.  Kurniawati, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
13.  Dinda Dian Novita,Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2018


Dokumentasi : Teater Teksas

Dokumentasi : Teater Teksas

Dokumentasi: Teater Teksas

Dokumentasi : Teater Teksas



Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI BUKU BURUNG-BURUNG MANYAR KARYA YB. MANGUNWIJAYA

RESENSI BUKU: BURUNG-BURUNG MANYAR Karya YB. Mangunwijaya Oleh: Dara Nuzzul Ramadhan* Judul Buku        : Burung-Burung Manyar Pengarang         : Y.B Mangunwijaya Penerbit            : Djambatan Tahun                : 2007 ISBN                : 978-979-428-528-2 Jumlah Halaman : 319 Halaman Roman Burung-Burung Manyar adalah roman yang bisa kita bilang menceritakan pengalaman batin seorang laki-laki keturunan ningrat, asli Indonesia, yang berpihak kepada Belanda dibanding berpihak kepada Indonesia, tanah airnya sendiri. Membacanya menambah sudut pandang kita terhadap peristiwa yang terjadi pada masa prakemerdekaan dan pascakemerdekaan. Pasalnya, Selama ini yang kita ketahui adalah sejarah-sejarah dari sudut pandang bangsa Indonesia yang pro terhadap republik ini sendiri. S...

PRESS RELEASE PENTAS PRODUKSI TEATER TEKSAS KE-XXVI "SEBUAH HIDANGAN DAN EFEK KUPU-KUPU"

11 November, 2024 RESONASI KERESAHAN; PENTAS PRODUKSI TEATER TEKSAS KE-XXVI "SEBUAH HIDANGAN DAN EFEK KUPU-KUPU" Teater Teksas merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman yang bergerak di bidang kesenian, khususnya seni pertunjukan. Untuk merealisasikannya Teater Teksas melaksanakan Pentas Produksi sebagai salah satu media berekspresi mengenai isu sosial yang relevan. Pada tanggal 25 dan 31 Agustus 2024 Teater Teksas telah sukses menyelenggarakan Pentas Produksinya yang ke-26 dan dilaksanakan di Kota Cirebon serta Purwokerto, tepatnya di Gedung Kesenian Rara Santang (Cirebon) dan Aula Gedung Bambang Lelono, FIB UNSOED (Purwokerto). Pementasan ini disutradarai oleh Iqbal Eksa Febrian dengan dibantu oleh Fahazarul Hafiliani Ilmida sebagai asisten sutradara serta tim panggung lainnya yaitu, tata panggung oleh Abrar Rabbani Tholib, Wulida Musarop, Shofana Zainul Arifin, Akmal Nur Iskandar, dan Muhammad Fat...

Sebuah Proses (Cerita pengalaman Nadhira saat mengikuti proses pementasan "Sajak-Sajak Nir Di Etalase")

  Sebuah Proses                Isi tulisan ini hanya sekedar cerita singkat tentang pengalamanku saat mengikuti proses pementasan teater teksas yang berjudul Sajak-Sajak Nir Di Etalase atau yang biasa disebut SAJANDE. Dulu aku sama sekali tidak tertarik dengan dunia perteateran. Aku hanya berpikir “apa sih serunya berteater” dan sampai pada saat aku masuk kuliah dan bertemu dengan Teater Teksas. Ternyata untuk membuat suatu pementasan teater banyak langkah-langkah yang harus dilalui dan membutuhkan waktu yang sangat lama. Sajak-Sajak Nir Di Etalase merupakan pengalaman pertamaku di dunia per teateran. Pada awalnya kaget dengan culture latihannya tapi lama kelamaan enjoy menjalaninya. Bagaimana tidak proses yang dilalui tidaklah sebentar yaitu selama enam bulan. Ya,itu waktu yang cukup lama.        Hari demi hari, bulan demi bulan pun berlalu. Tepatnya ditanggal 30 Agustus 2022 kita semua berangkat ke Semarang untu...