Langsung ke konten utama

Seni Dalam Refleksi di acara Dies Natalis ke-16 Teater Teksas


Di usianya yang menginjak 16 tahun, Teater Teksas terus menyatakan dirinya melalui sebuah acara puncak yang digelar Jumat, 13 Desember 2019 di Fakultas Ilmu Budaya Unsoed. Acara ini mengusung tema “Seni Dalam Refleksi” dan membuka kesempatan bagi seluruh relasi untuk bersua dalam suatu kesempatan hangat yang dikemas dalam acara panggung dan pameran. Dengan persiapan yang cukup matang, Teater Teksas berhasil mengundang berbagai kalangan teater dari dalam dan luar Purwokerto. Diantaranya ada dari UKM Hijasu (Himpunan Mahasiswa Jepang Unsoed), Teater kampus Purwokerto, Teater 28 Tasikmalaya, Teater Akar Tegal, hingga UKM Seni lan Budaya Cirebon.

Sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak dalam bidang kesenian, Teater Teksas membuat malam itu menjadi wadah kreasi bagi seluruh tamu undangan untuk menampilkan sebuah pentas kado dengan tema serupa. Penampilan yang ditunjukkan pun beragam. Mulai dari musikalisasi puisi, mini drama, solo vokal, dan masih banyak lagi. Acara ini ditutup dengan penampilan bintang tamu Panji Sakti dari Bandung yang membawakan lima lagu orisinilnya.

Yang berbeda pada Dies-Natalis Eksternal tahun ini adalah ditambahkannya mini pameran yang menampilkan karya-karya anggota Teater Teksas yang tergabung dalam beberapa kelompok belajar. Kelompok belajar yang dimaksud yaitu Kelompok Keaktoran yang menampilkan monolog dan teater tubuh; Kelompok Musik yang menampilkan video musik akapela; Kelompok Make Up dan Kostum yang mengkreasikannya dalam bentuk seorang model perempuan dengan balutan mantel hujan dan payung; Kelompok Setting yang memajang satu set kamar tidur beserta tokohnya; dan Kelompok Lighting yang memajang hasil karyanya berupa lampu modifikasi dari dakron dan lampu tumbler. Tak hanya dari anggota, mini pameran ini juga mendapat pinjaman beberapa karya seni dari UKM Seni Rupa yang ada di Purwokerto.

Pameran ini digelar pada hari dan jam yang sama di lobi gedung D FIB Unsoed. Jadi, selama acara panggung digelar, penonton bisa menikmati pameran dan bisa mengambil gambar dengan spot-spot menarik di dalamnya. Namun, pameran ini ditutup tepat ketika Panji Sakti naik ke atas panggung.


Penampilan Panji Sakti


Foto bersama di akhir acara

Ruang Eksplorasi kelompok Make up dan Kostum




Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI BUKU BURUNG-BURUNG MANYAR KARYA YB. MANGUNWIJAYA

RESENSI BUKU: BURUNG-BURUNG MANYAR Karya YB. Mangunwijaya Oleh: Dara Nuzzul Ramadhan* Judul Buku        : Burung-Burung Manyar Pengarang         : Y.B Mangunwijaya Penerbit            : Djambatan Tahun                : 2007 ISBN                : 978-979-428-528-2 Jumlah Halaman : 319 Halaman Roman Burung-Burung Manyar adalah roman yang bisa kita bilang menceritakan pengalaman batin seorang laki-laki keturunan ningrat, asli Indonesia, yang berpihak kepada Belanda dibanding berpihak kepada Indonesia, tanah airnya sendiri. Membacanya menambah sudut pandang kita terhadap peristiwa yang terjadi pada masa prakemerdekaan dan pascakemerdekaan. Pasalnya, Selama ini yang kita ketahui adalah sejarah-sejarah dari sudut pandang bangsa Indonesia yang pro terhadap republik ini sendiri. S...

PRESS RELEASE PENTAS PRODUKSI TEATER TEKSAS KE-XXVI "SEBUAH HIDANGAN DAN EFEK KUPU-KUPU"

11 November, 2024 RESONASI KERESAHAN; PENTAS PRODUKSI TEATER TEKSAS KE-XXVI "SEBUAH HIDANGAN DAN EFEK KUPU-KUPU" Teater Teksas merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman yang bergerak di bidang kesenian, khususnya seni pertunjukan. Untuk merealisasikannya Teater Teksas melaksanakan Pentas Produksi sebagai salah satu media berekspresi mengenai isu sosial yang relevan. Pada tanggal 25 dan 31 Agustus 2024 Teater Teksas telah sukses menyelenggarakan Pentas Produksinya yang ke-26 dan dilaksanakan di Kota Cirebon serta Purwokerto, tepatnya di Gedung Kesenian Rara Santang (Cirebon) dan Aula Gedung Bambang Lelono, FIB UNSOED (Purwokerto). Pementasan ini disutradarai oleh Iqbal Eksa Febrian dengan dibantu oleh Fahazarul Hafiliani Ilmida sebagai asisten sutradara serta tim panggung lainnya yaitu, tata panggung oleh Abrar Rabbani Tholib, Wulida Musarop, Shofana Zainul Arifin, Akmal Nur Iskandar, dan Muhammad Fat...

Sebuah Proses (Cerita pengalaman Nadhira saat mengikuti proses pementasan "Sajak-Sajak Nir Di Etalase")

  Sebuah Proses                Isi tulisan ini hanya sekedar cerita singkat tentang pengalamanku saat mengikuti proses pementasan teater teksas yang berjudul Sajak-Sajak Nir Di Etalase atau yang biasa disebut SAJANDE. Dulu aku sama sekali tidak tertarik dengan dunia perteateran. Aku hanya berpikir “apa sih serunya berteater” dan sampai pada saat aku masuk kuliah dan bertemu dengan Teater Teksas. Ternyata untuk membuat suatu pementasan teater banyak langkah-langkah yang harus dilalui dan membutuhkan waktu yang sangat lama. Sajak-Sajak Nir Di Etalase merupakan pengalaman pertamaku di dunia per teateran. Pada awalnya kaget dengan culture latihannya tapi lama kelamaan enjoy menjalaninya. Bagaimana tidak proses yang dilalui tidaklah sebentar yaitu selama enam bulan. Ya,itu waktu yang cukup lama.        Hari demi hari, bulan demi bulan pun berlalu. Tepatnya ditanggal 30 Agustus 2022 kita semua berangkat ke Semarang untu...